Saturday, February 12, 2022

Logika Matematika

Logika matematika adalah cabang logika dan matematika yang mengandung kajian logika matematis dan aplikasi kajian ini pada bidang-bidang lain di luar matematika. Logika matematika berhubungan erat dengan ilmu komputer dan logika filosofis.[1] Tema utama dalam logika matematika antara lain adalah kekuatan ekspresif dari logika formal dan kekuatan deduktif dari sistem pembuktian formal. Logika matematika sering dibagi ke dalam cabang-cabang dari teori himpunan, teori model, teori rekursi, teori pembuktian, serta matematika konstruktif. Bidang-bidang ini memiliki hasil dasar logika yang serupa.

Pernyataan 

Pada dasarnya, pernyataan logika matematika merupakan suatu kalimat yang bernilai benar ataupun salah, namun tidak keduanya. 

Sedangkan, suatu kalimat dikatakan bukan pernyataan jika kita tidak dapat menentukan apakah kalimat tersebut benar atau salah atau mengandung pengertian relatif.

Terdapat dua jenis pernyataan, yaitu pernyataan tertutup dan pernyataan terbuka. Pernyataan tertutup merupakan pernyataan yang sudah bisa dipastikan nilai kebenarannya, sedangkan pernyataan terbuka yaitu pernyataan yang belum bisa dipastikan nilai kebenarannya.


Video Penjelasan Pernyataan : Klik Disini 

Ingkaran/Negasi (~)

Ingkaran didefinisikan sebagai sebuah pernyataan yang memiliki nilai kebenaran yang berlawanan dengan pernyataan semula. Berikut adalah simbol dan tabel kebenaran ingkaran/negasi.


Video Penjelasan Negasi/Ingkaran : Klik disini

Pernyataan Majemuk

Pernyataan majemuk merupakan pernyataan gabungan dari beberapa pernyataan tunggal yang dihubungkan dengan kata hubung. Pernyataan majemuk di dalam logika matematika terdiri dari disjungsi, konjungsi, implikasi, dan biimplikasi.

Konjungsi (∧)

Suatu pernyataan p dan q dapat digabungkan dengan menggunakan kata hubung ‘dan’ sehingga membentuk pernyataan majemuk ‘p dan q’ yang disebut konjungsi yang dilambangkan dengan “p∧q”. Berikut adalah simbol dan tabel kebenaran konjungsi.


Video Penjelasan Konjungsi : Klik disini

Disjungsi

Suatu pernyataan p dan q dapat digabungkan dengan menggunakan kata hubung ‘atau’ sehingga membentuk pernyataan majemuk ‘p atau q’ yang disebut disjungsi yang dilambangkan dengan “p ∨ q”. Berikut adalah simbol dan tabel kebenaran disjungsi.


Video Penjelasan Disjungsi : Klik disini

Implikasi (⟹)

Implikasi bisa dipandang sebagai hubungan antara dua pernyataan di mana pernyataan kedua merupakan konsekuensi logis dari pernyataan pertama. Implikasi ditandai dengan notasi ‘⟹’. Misalkan p, q adalah pernyataan, implikasi berikut: 

⟹ q

dibaca ‘jika p maka q’. Berikut adalah simbol dan tabel kebenaran disjungsi.


Video Penjelasan Implikasi : Klik disini

Biimplikasi

Suatu pernyataan p dan q dapat digabungkan dengan menggunakan kata hubung ‘jika dan hanya jika’ sehingga membentuk pernyataan majemuk ‘p jika dan hanya jika q’ yang disebut biimplikasi yang dilambangkan dengan “p ⇔ q”. Berikut adalah simbol dan tabel kebenaran biimplikasi:


Video Penjelasan Implikasi : Klik disini


Negasi Pernyataan Majemuk

Negasi konjungsi

negasi disjungsi

negasi implikasi

negasi biimplikasi

Video Penjelasan negasi pernyataan majemuk



KONVERS, INVERS DAN KONTRAPOSISI

1. Konvers

Konvers merupakan kebalikan dari pernyataan implikasi

jika implikasi p=> q, maka konversnya q=>p

2. Invers

Invers merupakan negasi dari pernyataan implikasi.

Jika Implikasi p=> q, maka inversnya ~p => ~q

3. Kotraposisi

Kontraposisi merupakan kebalikan dan negasi dari pernyataan implikasi.

Berikut video penjelasan konvers, invers dan kontraposisi.



Penarikan Kesimpulan.

Modus Ponens

Modus Tollens

Silogisme

Penjelasan mengenai penarikan kesimpulan adalah sebagai berikut :